WA ZAKKIR FA INNAZIKKRO TANFAUL MU`MININ

"Aku adalah anak-anak panah Islam. Campakkanlah aku ke mana sahaja, aku tetap berjuang demi Islam." -Saad bin Abi Waqqas-
Wednesday, May 26, 2010

Pinangan mengikut Pendapat Alim Ulama`

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit




Islam telah memberikan konsep yang jelas tentang tata cara pernikahan berlandaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahih sesuai dengan pemahaman para Salafush Shalih, di antaranya adalah:

Khitbah (Peminangan)
Seorang laki-laki muslim yang akan menikahi seorang muslimah, hendaklah ia meminang terlebih dahulu krn dimungkinkan ia sedang dipinang oleh orang lain. Dalam hal ini Islam melarang seorang laki-laki muslim meminang wanita yang sedang dipinang oleh orang lain. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَبِيْعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَلاَ يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيْهِ، حَتَّى يَتْرُكَ الْخَاطِبُ قَبْلَهُ أَوْ يَأْذَنَ لَهُ الْخَاطِبُ

“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang membeli barang yang sedang ditawar (untuk dibeli) oleh saudaranya, dan melarang seseorang meminang wanita yang telah dipinang sampai orang yang meminangnya itu meninggalkannya atau mengizinkannya.”

Disunnahkan melihat wajah wanita yang akan dipinang dan boleh melihat apa-apa yang dapat mendorongnya untuk menikahi wanita itu.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا خَطَبَ أَحَدُكُمُ الْمَرْأَةَ، فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ يَنْظُرَ مِنْهَا إِلَى مَا يَدْعُوْهُ إِلَى نِكَاحِهَا، فَلْيَفْعَلْ

“Apabila seseorang di antara kalian ingin meminang seorang wanita, jika ia blh melihat apa-apa yang dapat mendorongnya untuk menikahinya maka lakukanlah!”

Al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallaahu ‘anhu pernah meminang seorang wanita, maka Nabi sallallaahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya:

أُنْظُرْ إِلَيْهَا، فَإِنَّهُ أَحْرَى أَنْ يُؤْدَمَ بَيْنَكُمَا

“Lihatlah wanita tersebut, sebab hal itu lebih patut untuk kasih dan cint antara kalian berdua.”

Imam at-Tirmidzi rahimahullaah berkata, “Sebagian ahli ilmu berpendapat dengan hadits ini bahwa menurut mereka tidak mengapa melihat wanita yang dipinang selagi tidak melihat apa yang diharamkan darinya.”

Tentang melihat wanita yang dipinang, telah terjadi ikhtilaf di kalangan para ulama, ikhtilafnya berkaitan tentang bagian mana saja yang boleh dilihat. Ada yang berpendapat boleh melihat selain muka dan kedua telapak tangan, yaitu melihat rambut, betis dan lainnya, berdasarkan sabda Nabi sallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Melihat apa yang mendorongnya untuk menikahinya.” Akan tetapi yang disepakati oleh para ulama adalah melihat muka dan kedua tangannya. Wallaahu a’lam.

Ketika Laki-Laki Shalih Datang Untuk Meminang
Apabila seorang laki-laki yang shalih dianjurkan untuk mencari wanita muslimah ideal -sebagaimana yang telah kami sebutkan- maka demikian pula dengan wali kaum wanita. Wali wanita pun berkewajiban mencari laki-laki shalih yang akan dinikahkan dengan anaknya. Dari Abu Hatim al-Muzani radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِيْنَهُ وَخُلُقَهُ فَانْكِحُوْهُ، إِلاَّ تَفْعَلُوْا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي اْلأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيْ

“Jika datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dengan anak kalian). Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar.’”
Saturday, May 22, 2010

Poligami yang sah dihukum,JUDI yang HARAM dibenarkan..

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit


Assalamualaikum..
salam "1Malaysia"...satu quotation y makin hari makin glamour..
Sang mutakhir ini..macam2 isu aneh lagi ajaib "berdesir' diteling..
aduiiii..senak cuping telinga nak dgr..sesuai la dgn slogan nya..

WORLD CUP pun dh dekat,
menjadi ke Lionel messi?
jom tgk dekat-dekat,
tp igt jauhi JUDI!!!

(pantun tak jadi)

xpela..saja nk sentuh sikit isu y telah ditimbulkan oleh pemimpin tertentu..
pemimpin kerajaan 1M`sia sehingga kini masih memekak kan telinga dan menutup sebelah mata akan bantahan rakyat msia terhadap kebenaran judi y telah dikeluarkan kpd Berjaya Group sempena Piala Dunia..mana ni konsep 1M`sia y digembar gemburkan selari dgn islam???tp apa y disajikan ..saat berganti minit..minit brganti jam..jam berganti hari..kita hny disajikan dgn satu santapan y bernama MAKSIAT??Judi y Allah sifat kan RIJSUN (NAJIS) kini jelas memenuhi wjh kepimpinan Kerajaan #@*&^%...nauzubillah..kubur masing..ya benar..tp apa y pasti..kita y sedar ni akan dipersoalkan..ayuh bangkit lawan segala ancaman y blh mengancam daulah islamiah..syiar islam..sdh btl !!!pemimpin islam sngp curang kpd islam agama anutan....

lagi satu drama y telah disajikan adalah isu poligami seorg hamba ALLAH(sume dh knl sapa kan)..isu poligami y sah plk dihukum..tmbh perit didenda dan pnjara...nk dipendekkan cite..dia dipenjara hny kerana xdpt keizinan mahkamah utk berpoligami..tu je..tp JUDI YANG HARAM TU blh plk jadi halal...mana hukum diaorg dapat ni??

fikir2..dunia dah terbalik kot skng..
bukan nk mengkritik..tp nk menyedarkan insan y terleka..ayuh bangkitkan ISLAM ..
ALLAHU AKBAR!!!

JUDI??APAKAH HUKUMNYA??

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit


"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan"-aL-mAIDAH 90

Ancaman arak dan judi kepada masyarakat

Sayid Qutub berkata: Kemudian ayat yang berikut menerangkan kepada kaum muslimin hukum arak dan berjudi. Kedua-duanya merupakan kenikmatan hidup yang amat disukai oleh orang Arab pada masa mereka belum lagi mempunyai minat dan cita-cita yang yang tinggi, yang dapat mereka habiskan kegiatan-kegiatan mereka atau belum lagi mempunyai minat dan cita-cita yang tinggi yang melibatkan seluruh perasaan mereka dan menelan seluruh waktu mereka.

Allah berfirman, Mereka bertanya kepadamu (Wahai Muhammad) mengenai arak dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya ada dosa besar dan ada pula beberapa manfaat bagi manusia tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya” dan mereka bertanya pula kepadamu: Apakah yang mereka akan belanjakan (dermakan)? Katakanlah: “Dermakanlah – (apa-apa) yang berlebih dari keperluan (kamu)”. Demikianlah Allah menerangkan kepada kamu ayat-ayat-Nya (keterangan-keterangan hukum-Nya) supaya kamu berfikir. (Al-Baqarah: 219)

Firman Allah: Mereka bertanya kepadamu (Wahai Muhammad) mengenai arak dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya ada dosa besar dan ada pula beberapa manfaat bagi manusia tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya dan mereka bertanya pula kepadamu…”

Sehingga pada waktu ini belum lagi diturunkan hukum mengharamkan arak dan judi tetapi tidak ada pula satu nas al-Quran yang menghalalkan kedua-duanya. Malah Allah membimbing kelompok Muslimin yang baru itu selangkah demi selangkah ke jalan yang dikehendaki oleh-Nya.

Allah menciptakan kelompok ini di bawah perhatian-Nya untuk memainkan peranan yang ditentukan untuk mereka. Peranan yang amat besar ini tentulah tidak sesuai dengan kegiatan membuang waktu di dalam penagihan arak dan permainan judi. Ia tidak selaras dengan kerja-kerja membuang umur, membuang masa sedar dan membuang tenaga yang dilakukan oleh orang-orang yang kosong dari pekerjaan, iaitu orang-orang yang hanya asyik memuaskan kenikmatan nafsu mereka sahaja. Atau orang-orang yang diburu oleh kekosongan hidup lalu mereka penuhkannya dengan kemabukan arak dan bermain judi, atau orang yang diburu oleh jiwa mereka lalu mereka melarikan diri di dalam arak dan judi sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang hidup di dalam jahiliah, sekarang dan masa akan datang.
Wednesday, April 21, 2010

"Jaulah" sebuah Penyakit Rohani

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit

Sebuah hadis yang menjadi pesanan Rasulullah s.a.w kepada Saidina Ali r.a:

“Wahai Ali, setiap sesuatu pasti ada penyakitnya: Penyakit bicara adalah bohong, penyakit ilmu adalah lupa, penyakit ibadah adalah riak, penyakit akhlak mulia adalah kagum kepada diri sendiri, penyakit berani adalah menyerang, penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian, penyakit tampan adalah sombong, penyakit bangsawan adalah membanggakan diri, penyakit malu adalah lemah, penyakit mulia adalah menyombongkan diri, penyakit kaya adalah kikir, penyakit royal adalah hidup mewah dan penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan. ..”
Ketika berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: “Wahai Ali, orang yang riak itu mempunyai tiga ciri iaitu:

1. Rajin beribadat ketika dilihat orang.

2. Malas ketika sendirian.

3. Ingin mendapat pujian dalam segala perkara.




















Wahai Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdoalah: “Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik daripada yang dikatakannya, ampunilah dosa-dosaku yang tersembunyi darinya dan janganlah kata-katanya mengakibatkan seksaan bagiku…”

Ketika ditanya bagaimana cara mengubati hati yang sedang resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata: “Dengarkanlah bacaan al-Quran atau datanglah ke majlis zikir atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan Allah s.w.t.

Jika belum terubat juga, maka mintalah kepada Allah s.w.t hati yang lain kerana sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu….”

6 WASIAT SAIDINA UMAR AL-KHATTAB

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit
6 WASIAT SAIDINA UMAR AL-KHATTAB
Suatu hari Umar Bin Khattab r.a. bertutur kepada sebahagian sahabatnya;

Aku berwasiat kepadamu enam perkara :




















Jika engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau mahu mencacinya, maka cacilah dirimu. Kerana, celamu lebih banyak darinya.

Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah dahulu perutmu. Kerana, tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.

Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah ALLAH s.w.t.! Kerana, tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain DIA.

Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. Sebab, andaikata engkau meninggalkannya, bererti engkau terpuji.

Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. Kerana, jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi penuh penyesalan.

Bilamana engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah Akhirat. Kerana, engkau tak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.”
Tuesday, April 20, 2010

Ikrar dan taat setia kepada Pemerintahan KDYMM Al-Sultan Kelantan

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit
Alhamdulillah, segala syukur dan pujian itu hanya bagi Allah S.W.T. Selawat dan salam ke atas junjungan besar Nabi Muhammad S.A.W. dan ahli keluarga baginda serta sekalian sahabat yang terpilih.

Firman Allah S.W.T.








Bermaksud:

“Katakanlah (Wahai Muhammad): Wahai Tuhan yang mempunyai kuasa pemerintahan! Engkaulah yang memberi kuasa pemerintahan kepada sesiapa yang Engkau kehendaki dan Engkaulah yang mencabut kuasa pemerintahan daripada sesiapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah yang memuliakan sesiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang menghinakan sesiapa yang Engkau kehendaki. Dalam kekuasaan Engkau sajalah adanya segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu."

(Surah Ali-’Imran 3:26)

Keratan Akhbar.18April 2010.Harian Metro

Posted in by DaNiEL HAiKaL | Edit















# Kecantikan yang abadi terletak pada keelokkan adab dan ketinggian ilmu seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya – (Hamka)
# Yang meninggikan darjat seseorang ialah akal dan adabnya, bukan asal keturunannya – (Aristotle)
# Adab dan sopan itu lebih penting daripada makan dan minum – (Aristotle)
# Mahkota adab dan sopan santun lebih tinggi nilainya daripada mahkota yang bertahtakan ratna dan mutu manikam – (Budiman)
# Kata-kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras – (Hamka)

INNI AKHAFULLAH.